Polisi Dan Juga Warga Kalteng, Bangun Pondok Hasupa Hasundau

Berita Kalteng – Pondok Hasupa Hasundau berdiri di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mengawal program prioritas nasional, Food Estate. Polisi mengatakan Pondok Hasupa Hasundau berada di tempat Rumah Bhabinkamtibmas, Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau.


“Hasupa hasundau adalah bahasa Dayak yang bermakna bersua atau berkumpul. Pondok ini diperuntukkan tempat kami dan kelompok tani dapat berkomunikasi seputar Food Estate. Ada termasuk Posko Terpadu Food Estate yang ditambah bersama Balai Handep Hapakat, tempat pertemuan didalam membantu pertumbuhan Food Estate,” kata Kapolres Pulang Pisau, AKBP Yuniar Ariefianto.

“Ini tanah untuk Rumah Bhabinkamtibmas dihibahkan warga ke Polri. Kami bersama TNI jalankan finishing dan tambahkan Pondok Hasupa Hasundau di depannya,” sambung Yuniar.


Yuniar mengatakan sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Pulang Pisau untuk memiliki Food Estate, Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo beri tambahan beri tambahan pertolongan hand traktor, mesin pemanen combine dan pupuk kepada kelompok tani.

BACA JUGA  Cara Membuat Roti Boy Tanpa Mixer yang Enak dan Mudah Dibuat

Dedi termasuk memerintahkan jajaran Polres Pulang Pisau untuk sebabkan posko terpadu dan juga mengaktifkan Bhabinkamtibmas pengawal Food Estate.

“Bapak Kapolda udah mencanangkan kegiatan prioritas didalam membantu program nasional Food Estate selanjutnya melalui Program Empat Fokus Polda Kalteng 2021. Salah satu fokus selanjutnya terkandung pada program yang ketiga yaitu pengawalan Food Estate, yang terdiri berasal dari pembuatan posko terpadu di lokasi Food Estate, pengaktifan Bhabinkamtibmas spesifik Food Estate dan pengaktifan satgas Pengawalan Food Estate,” terang Yuniar.


“Saya tangkap apa yang jadi petunjuk Pak Kapolda, bersama bermitra bersama pemerintah desa dan warga setempat, Polres Pulang Pisau membangun dan memiliki tempat tinggal Bhabinkamtibmas, yang mana terkandung sebuah Pondok Hasupa Hasundau,” imbuh dia.


Yuniar menyebut dirinya termasuk mendorong perusahaan kira-kira lahan Food Estate untuk jalankan corporate social responsibility (CSR), lebih-lebih didalam hal pemenuhan alat-alat pertanian warga. Yuniar menambahkan, para babinsa dan bhabinkamtibmas setempat ikut studi cara bertani berasal dari masyarakat.

BACA JUGA  Harga Oppo – Lengkap dan Terbaru 2019

“Dalam mengawal Food Estate, kami tumbuhkan rasa kebersamaan TNI-Polri dan warga. Karena program ini muaranya untuk keperluan penduduk luas. Polres Pulang Pisau bersama rekan-rekan berasal dari TNI berkewajiban menyukseskan program ini,” ucap Yuniar.


Sementara itu, Kades Belanti Siam, Amin mengakui pengawalan aparat TNI-Polri berdampak berarti untuk keberhasilan program Food Estate. Di tiap desa kawasan Food Estate, menyadari Amin, udah ditaruh 1 babinsa dan bhabinkamtibmas spesifik Food Estate.

“Saat ini pembangunan infrastruktur jalur selama kira-kira 40 km dan 4 jembatan berasal dari Desa Batunindan, Basarang, Kapuas menuju kawasan Food Estate Pulang Pisau sedang didalam proyek pengerjaan untuk menciptakan Food Estate yang terintegrasi,” kata Amin.