Cara Untuk Membuat Tekstur Adonan Donat Yang Bagus

Donat adalah camilan lezat yang populer di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia karena tekstur adonan donat yang bagus. Bentuknya yang bulat dan empuk, dan biasanya disajikan dengan menggunakan aneka topping yang sangat lezat.

Kalau kamu suka memakan donat, sebaiknya kamu coba untuk mempelajari cara membuat donat agar dapat berkreasi sendiri di rumah. Apalagi, cara membuat tekstur adonan donat yang bagus ternyata sangat mudah, jika cara membuat adonan donat dilakukan dengan baik dan benar.

Tidak perlu ragu kamu belum mempunyai peralatan membuat kue yang canggih. Karena menggunakan cara yang manual saja juga bisa menghasilkan tekstur adonan donat yang empuk dan lezat. Ayo, intip rahasia cara membuat tekstur adonan donat yang bagus.

Membuat Tekstur Adonan Donat Yang Bagus

1. Pakai Bahan Dasar dengan Takaran Tepat

Baking ingredients – eggs, flour, sugar, butter on a wooden table

Kunci dari membuat tekstur adonan donat yang bagus dan mengembang sempurna yaitu ada pada bahan bahan yang di gunakan. Pastikan kamu menggunakan bahan dasar berikut ini dengan takaran yang sesuai:

  • Tepung terigu protein sedang menjadi bahan dasar yang sangatlah penting untuk menghasilkan tekstur adonan donat yang bagus. Sebab donat yang terbuat dari tepung terigu protein sedang akan dapat mengembang dengan sempurna sehingga tampilannya menarik.
  • Ragi instan dapat di gunakan dengan menaburkannya pada adonan donat sebelum diuleni sampai kalis. Usahakan untuk menggunakan ragi instan yang kemasan kecil agar dapat langsung habis setelah digunakan. Memakai ragi yang sudah disimpan dalam jangka waaktu lama dapat membuat adonan donat gagal untuk mengembang.
  • Penggunaan margarin dalam adonan donat akan membuat tekstur adonan donat menjadi lebih lembut. Selain itu, takaran margarin yang tepat akan membuat tekstur adonan donat menjadi empuk.
  • Telur berfungsi sebagai pengikat, pengembang dan juga penambah rasa pada donat. Semakin banyak telur yang digunakan akan membuat adonan donat menjadi semakin lunak.
  • Agar mendapat cita rasa donat yang pas, sebaiknya penggunaan gula dibatasi sesuai dengan takaran pada resep. Gula halus lebih mudah untuk tercampur rata dengan adonan donat jika di bandingkan dengan gula pasir yang butirannya lebih kasar.
  • Susu cair akan membuat adonan donat terasa lebih gurih dan teksturnya donat menjadi lembut. Bila kamu tidak memiliki persediaan susu cair untuk membuat donat, dapat diganti dengan menggunakan air matang.
  • Bread improver dapat membuat donat mengembang secara maksimal, terasa empuk, dan tidak cepat  mengeras saat sudah dingin.
BACA JUGA  Alasan Memilih Karangan Bunga Papan Ulang Tahun

2. Menambahkan Umbi-umbian

Masyarakat di negara Indonesia gemar menambahkan umbi-umbian seperti kentang, ubi, atau labu di dalam adonan donat agar cita rasa yang di hasilkan lebih istimewa. Kebiasaan ini juga menjadi salah satu cara untuk membuat adonan donat menjadi empuk dan mengembang sempurna. Sebab umbi mempunyai tekstur yang lembut alhasil dapat mempengaruhi tekstur dari adonan donat.

akan tetapi pastikan perbandingan takaran antara tepung terigu dan umbi tepat agar  tidak menghasilkan tekstur donat yang terlalu lembek. Idealnya, perbandingan antara tepung dan umbi berkisar di angka 1: ½.

3. Uleni dengan Benar Agar Mendapat Tekstur Adonan Yang Bagus

tekstur adonan donat yang bagus

Cara untuk menguleni adonan donat dapat dilakukan dengan menggunakan tangan atau pun mixer. Apabila kamu membuat donat secara manual pastikan uleni dengan benar dengan menggunakan gerakan tangan seperti orang yang sedang mencuci baju.

BACA JUGA  Langkah Pilih Tanaman Hias Untuk Ruangan Tamu

Sedangkan jika kamu menggunakan mixer, atur kecepatan mixer pada posisi sedang. Kamu dapat menyudahi proses menguleni jika adonan donat sudah kalis dengan tekstur elastis dan tidak menempel pada tangan.

4. Menentukan Durasi Fermentasi Terbaik

Masih banyak orang yang belum menyadari jikalau cara membuat donat yang empuk dan mengembang sempurna juga bergantung pada proses fermentasi. Proses ini biasanya dapat memakan waktu sekitar 15 sampai 30 menit lamanya.

Dalam waktu tersebut, istirahatkan adonan donat di dalam wadah yang ditutupi plastik atau kain lembap yang harus bersih. Setelah proses fermentasi ini selesai, kamu harus mengempiskan adonan donat yang telah mengembang sambil membentuknya dengan ketebalan serta ukuran yang sesuai dengan selera.

Kamu juga dapat menggunakan cetakan donat agar bentuk dari adonan donat menjadi lebih rapi, dan  menarik. Setelah membentuk adonan, segera istirahatkan lagi adonan donat tersebut selama kurang lebih 10 menit sebelum di goreng.

5. Menggoreng Donat dengan Minyak Baru

tekstur adonan donat yang bagus

Kamu harus selalu menggunakan minyak yang baru untuk menggoreng adonan donat. Karena minyak gioreng yang baru memiliki warna yang lebih jernih dan aroma murni. Adonan donat sangatlah rentan untuk menyerap aroma serta warna pada saat proses menggoreng berlangsung. Jadi, janganlah sampai aroma dan rasa donat yang di buat menjadi kurang sedap hanya di sebabkan kamu menggunakan minyak yang bekas di gunkan untuk menggoreng makanan lain.